Gambar Arsitek Rumah

Ketika ingin Membangun Rumah /Renovasi Rumah

Mengapa perlu Gambar Desain?

Saya pernah baca postingan seseorang di media sosial, entah siapkah orang itu menurut Saya nggak terlalu penting. Justru yang agak mengganggu pikiran sehat Saya adalah opininya yang menurut temen-temen arsitek juga itu opini menyesatkan (baca: bukan ilmu hitam yach…) katanya begini “saat ini sudah banyak buku-buku yang memuat contoh-contoh gambar desain, mulai dari model minimalis, tropis, mediterania, hingga klasik. Juga sudah banyak tukang-tukang bangunan yang ahli menterjemahkan model rumah di atas kertas menjadi bentuk sesungguhnya rumah beneran, pemilik rumah tinggal pilih saja yang ada dibuku-buku tersebut, lalu tunjukan ke tukang yang ahli ! simsalabim jadi deh rumahnya persis seperti dibuku” . . . Jadi, tambahnya lagi, buat apa mahal-mahal pakai jasa arsitek? produknyakan juga sama, hanya beberapa lembar kertas saja !!!

Pertanyaannya “apakah rumah yang dibangun itu, setelah jadi dan ditempati, ada rasa nyaman didalamnya? sudah sesuai keinginannya? bisakah mengakomodir kebiasaan para penghuninya?

Secara fisiknya memang benar produk akhir seorang desainer arsitektur akhirnya berupa beberapa lembar kertas, karena memang itulah media komunikasi yang hingga kini masih banyak digunakan seorang arsitek untuk mempresentasikan karya-karyanya kepada klien. Tahukah Anda? Apa saja yang terkandung dalam lembaran-lembaran kertas tersebut? Jika Anda berada diluar ring, atau Anda tidak bersentuhan langsung dengan konsep gambar desain tersebut tentunya Anda tidak akan merasakan apa-apa. Tapi bagi calon pemilik rumah itu, mereka bisa merasakan bahwa betapa rumah yang ditempati itu benar sudah sesuai keinginannya. Karena sebelum menyuguhkan konsep desainnya diatas kertas, seorang arsitek akan mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan calon penghuni rumah … lengkapnya Anda bisa baca pada “Proses kerja arsitek dengan calon klien”

 

Kita kembali ke topik bahasan ya !


Gambar Arsitek Rumah (gambar desain /rencana) ibarat sebuah peta, atau petunjuk dalam membangun sebuah bangunan. Semakin jelas dan lengkap informasi yg disajikan dalam petunjuk tersebut, semakin mudah dan cepat sebuah tujuan dapat dicapai.

Semakin lengkap dan jelas petunjuk yang diberikan, semakin kecil kemungkinan terjadi kesalahan, kekeliruan, kebingungan, coba-coba lalu salah, pemborosan akibat terlalu memaksimalkan factor keamanan, bahkan kerugian materi akibat bongkar pasang atau perbaikan kesalahan.

 

Apa saja yang ada dalam sebuah gambar desain?

  • Gambar Kerja Teknis dan Detail Arsitektur

Sebagai acuan kerja sehingga pelaksana maupun tukang bangunan dapat dengan mudah dan cepat menterjemahkan gambar kedalam wujud bangunan. Mulai dari gambar layout (denah), gambar tampak, Potongan prinsif, rencana atap, pola lantai, rencana kusen pintu dan jendela,  semuanya tergambar jelas baik keterangan spesifikasi maupun dimensi bangunannya. Efeknya adalah kepada ketepatan waktu pelakasanaan dan hasilnya benar-benar sesuai dengan keinginan Anda sebagai pemiliknya.

  • Gambar Model 3D Arsitektur

Untuk kebanyakan orang yg tidak biasa membaca gambar 2D, adanya model Gambar 3D atau Gambar perspektif akan sangat membantu dalam memvisualisasikan bentuk atau model bangunan yang akan dibangun. Jadinya seperti apa rumah yang akan dibangun, sudah dapat Anda ketahui sejak awal. Sehingga tidak lagi Kita mendengar pertanyaan “rumahnya nanti jadinya seperti apa ya?”, karena semua sudah terpampang nyata didepan mata.

  • Gambar Instalasi Air bersih dan Air kotor serta Instalasi Listrik

Semua instalasi sudah direncanakan dengan baik sehingga tidak ada lagi kebingungan menentukan posisi dan jumlah armatur lampu, jalur distribusinya air bersih, alur pembuangan air kotor, letak septic tank dan resapan. Hal ini untuk menghidari terjadi pekerjaan bongkar pasang, misalnya lupa menanam pipa-pipa air bersih atau air kotor sementara lantai sudah terpasang, atau lupa menanam pipa-pipa jalur lewatnya kabel sementara dinding sudah terlanjur di plester

  • Gambar Rencana Struktur

Mulai rencana pondasi, detail pondasi, sloof, kolom, kolom praktis, balok, plat lantai hingga ring balok, semuanya terencana dengan sejak awal, baik tertuang dalam gambar denahnya maupun detail-detail yang menyangkut dimensi struktur maupun rencana pembesiannya. Berapa diameter besi yang digunakan untuk tiap-tiap bagian struktur juga terpampang jelas.

  • Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Inilah yang akan menjadi pegangan Anda dalam mengontrol pengeluaran biaya, baik untuk pembelian material bangunan maupun untuk membayar pelaksana atau tukang bangunan. Dengan dibuatkan RAB, akan Anda ketahui sejak awal biaya atau anggaran yang dibutuhkan untuk membangun rumah sesuai yang Anda inginkan. Dalam hitungan RAB yang lengkap disertai Bill of Quantity atau kebutuhan pemakaian bahan bangunan. Di sini Anda bisa mengoptimalkan budget pembangunan dengan membeli kebutuhan material sesuai hasil perhitungan. Berapa sak semen, berapa m3 pasir, berapa jumlah batu bata, dll. Ini akan sangat membantu sekali dalam memanage atau mengontrol pengeluaran biaya oleh pelaksana Anda. Sehingga pengeluaran financial apapun yang diajukan pelaksana pembangunan berada di bawah pengawasan Anda dan dapat menghindari terjadinya kebobolan, akibat pembelian material yang tidak sesuai rencana.

Bahkan sebelum pekerjaan pembangunan dimulai, RAB yang Anda miliki dapat membatu dalam bernegosiasi dengan kontraktor (pelaksana pembangunan). Dengan dasar RAB, anda dapat tawar menawar, meralat, atau bahkan mengendalikan pengeluaran kontraktor Anda. Sehingga cash flow selama proses pembangunan akan terpantau dengan baik. Ini sangat penting untuk menjaga keamanan plafond budget Anda, sekali lagi “agar tidak kebobolan”.

Mungkin di akhir masa pelaksanaan akan terdapat sisa bahan bangunan, tetapi jumlahnya akan sangat kecil sekali dan dapat digunakan untuk cadangan atau perawatan dikemudian hari.

 

Jadi kesimpulan, mengapa perlu desain yang lengkap?

Jawabannya sederhana, desain yang lengkap akan menghasilkan proses pembangunan yang lancar, tanpa masalah yang berarti, tepat waktu, tanpa konflik non teknis dari sisi pemahaman desain, tanpa bongkar pasang, dan sangat-sangat menghemat biaya.

Besarnya biaya desain yang dikeluarkan tidak ada apa-apanya dibandingkan kerugian yang akan terjadi apabila membangun tanpa petunjuk yang lengkap.

Atau positifnya, besarnya biaya desain yang dikeluarkan jauh lebih kecil dibanding dengan effisiensi yang didapat, baik dari segi financial, tenaga, waktu, dan hubungan antar personel di lapangan.

Sebenarnya, berapa persentase biaya desain lengkap terhadap TOTAL biaya pembangunan?

Ambil contoh kasus luas bangunan 100 m2. Biaya desain lengkapRp 40.000,-/m2. Biaya pembangunan Rp 3.800.000,- per m2 luas banguan.

Total biaya desain Rp 4.000.000,-
Total biaya pembangunan Rp 380.000.000,-

Berarti persentase biaya desain terhadap biaya pembangunan hanya 1,05 % saja dari total biaya pembangunan. Hampir seperseratus dari total biaya. Benar-benar tidak sebanding bukan antara manfaat yg dapat diberikan dengan harga yang harus dibayar? Sangat-sangat murah!

Tetapi, apabila tidak ada desain yang lengkap, masalah yang ditimbulkan, atau tingkat ketidak efisienan yang dapat terjadi, jauh lebih besar nilainya dari biaya desain tersebut. Kelebihan beberapa m3 volume beton nilainya bisa puluhan juta rupiah. Kesalahan pelaksanaan akibat desain tidak jelas sehingga harus bongkar pasang nilainya bisa jutaan rupiah.

Memang, beberapa orang memiliki persepsi tertentu tentang sebuah “desain”, kami pun memakluminya karena memang di Indonesia masih kurang kesadaran atau wawasan akan pentingnya nilai sebuah karya desain.

Ya, memang desain itu hanya “beberapa lembar kertas” yang dari segi fisiknya mungkin tidak berharga, yang dihasilkan hanya oleh keringat manusia, bukan sebuah barang berharga yang memiliki “nilai fisik” yang tinggi. Tetapi nilai Sumber Daya Manusia kitalah yang sudah sepatutnya dihargai, hasil pemikiran intelektual yang ternyata dapat menghemat biaya dan toh manfaatnya sangat besar untuk investasi jangka panjang anda, yaitu sebuah bangunan rumah yang baik.

Rekomendasi Jasa Desain Rumah

 

RUANG KONSULTASI

Mau Bangun Rumah? Renovasi Rumah? Bingung Mau Mulai dari mana?

Silahkan sampaikan Kebingunan Bapak /Ibu melaluai Ruang Konsultasi atau WA 0812 8880 8411


RUANG KONSULTASI

Silahkan isikan Pertanyaan Anda dibawah ini untuk ber-KONSULTASI


 

Dapatkan Contoh Gambar Desain Rumah

Silahkan isi Nama & Email Anda dibawah ini ! Contoh Gambar Desain Langsung dikirim ke Email Anda

——

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *